Halo sahabat…
Lama ya tidak update..
Nah kali ini saya mau sharing tentang sebuah tempat yang
cukup viral yang berada di daerah kuningan Jawa Barat yaitu Telaga Biru Kuningan.
Sebuah Telaga yang saking jernihnya terlihat seperti warna biru dan kamu juga
bisa melihat dasar dari telaga tersebut. Kira kira ada apa saja disana? Yuk
siapkan cemilan kita bahas Jalan - Jalan ke Telaga Biru
Perjalanan dari Kota Tegal menuju Telaga Biru ditempuh
kurang lebih dua sampai tiga jam. Beruntungnya masih ada akses Tol sehingga
bisa sedikit memangkas waktu. Meskipun memang saat keluar dari TOL menuju
tempat wisata masih cukup jauh. Untuk kamu yang mabok kendaraan ada baiknya
kamu minum anti mabuk karena untuk kondisi jalan sendiri banyak yang berkelok
dan terkadang juga sempit.
Sesampainya diloket tiket kita membayar 15 ribu untuk satu
orang dan parkir mobil 5 lima ribu rupiah. Untuk mobil kami langsung di arahkan
untuk naik ke atas parkir di atas. Tapi bila menggunakan bus akan di arahkan
parkir dibawah yang mana itu malah kebih baik karena dekat dengan telaga. Oiya
bagi yang membawa orang tua ada baiknya parkir dekat telaga saja. Meskipun
menurut saya tempat wisata ini tidak Lansia Friendly ya karena banyak sekali
tangga dan tanjakan bila ingin lebih dekat dengan telaga.
Ada banyak sekali Gazebo yang disewakan untuk kita dapat
duduk istirahat, Keluarga kami menyewa gazebo yang sangat dekat dengan telaga.
Untuk Gazebo sendiri kami membayar sewa sebesar lima puluh ribu rupiah.
Apa saja Fasilitas gratis yang ada di Kawasan wisata ini?
Ada kamar mandi yang lumayan bersih baik itu toilet duduk maupun
jongkok, ada pula Mushola yang cukup luas yang bisa menampung jamaah sekitar 15
orang. Nah sebuah pertanyaan bisa mandi
di telaga ga? Jawabnya bisa. Dan saya agak menyesal karena baru tahu. Jadi ada
area mandi untuk dewasa dimana ada di pinggiran dan terbuka. Tetapi memang jarang ada pengunjung yang mandi
disana. Mungkin karena terlalu terbuka dan juga kedalaman telaga yang jauh
dikit lumayan dalam.
Ada juga area mandi anak anak yang sangat nyempil ada di
bawah jembatan. Saya pun hampir tidak melihat kalau enggak jalan – jalan di
sekitar. Semua gratis. Termasuk bisa memandang ikan – ikan yang sangat gemoy.
Oiya di Telaga Biru ini juga banyak yang menjual pakan ikan ya. Pantesan lah ya
pada gemoy gemoy.
Jembatan Aestetik
Sebelah Gazebo ada jembatan yang lumayan panjang yang
aestetik dan bisa juga di jadikan foto – foto ataupun bikin konten. Bisa juga
jadi tempat “bengong” sebentar sambil melepas lelah penatnya hidup (ceilaaah)
Lalu bagaimana dengan fasilitas berbayarnya?
Ayunan Danau
Salah satu yang viral dari telaga ini adalah kita bisa naik
ayunan yang mana di bawahnya adalah ikan – ikan yang sedang berebut makanan. Ada
dua tempat yang menyediakan ayunan ini sehingga mengurangi antrian yang ada.
Oiya saat pertama datang antrian yang dekat dengan gazebo kami sudah mencapai tujuh puluh orang
sehingga kami memutuskan untuk naik perahu dulu. Untuk ayunan sendiri delapan
ribu rupiah sedangkan untuk foto 10.000/3 foto dan untuk video satu video
10.000. ingat, jangan bayar sebelum dikirim foto atau videonya ya. fyi hasil fotonya filternya kelihatan bagus yaaa
![]() |
| Kamera berbayar |
![]() |
| ini pake hp |
Perahu
Ada dua armada perahu yang bisa teman teman gunakan untuk
keliling telaga yang sebenarnya juga ga luas luas banget ya. Tapi lumayan bisa
melihat sekitar telaga dengan lebih dekat. Untuk perahu sendiri di beri harga
10.000/orang. Dan teman teman juga bisa untuk minta agar di fotokan di perahu
oleh si akangnya. Perahu ini juga ada dua armada dan sepertinya juga
kepemilikannya juga beda. Ada perahu yang kapasitasnya lebih luas dan ada
perahu yang kapasitasnya hanya sepuluh orang.
Kayak
Nah disini juga ada kayak transparan seperti di Gorontalo
dengan dokumentasi drone, bedanya di Gorontalo ada paus di samping kayak,
sedangkan ini ditemani oleh ikan – ikan. Jadi di sarankan membawa pakan ikan
saat memulai kayak. Harganya katanya kurang lebih sekitar 250 ribu. Ini juga
saya cek di tiktok ya karena ga berani tanya heheheh.
Ayunan Anyaman
Nah selain ayunan biasa kaya tali, ada juga ayunan anyaman
kursi yang jauh lebih nyaman mungkin ya. Untuk harga sendiri saya lupa buat
tanya karena agak malas untuk jalan ke spot tersebut karena tumit yang sedang
kumat. Untuk ayunan ini bisa digunakan untuk berdua ya asal mungkin tidak
terlalu over weight kali ya. Misal untuk ibu dan anak atau bahkan suami istri
juga bisa kali ya.
Background bunga
Nah, di pinggir telaga ada background bunga yang saya kira
termasuk fasilitas ternyata harus bayar lima ribu rupiah dan nanti di fotokan
oleh yang jaga asal menggunakan handphone kita sebagai pengunjung. Nah, untuk
foto disini alangkah lebih baik kalau foto di waktu pagi maupun sore biar ga backlight.
Oiya saran seh bisa bawa makanan berat bila memang berniat
lama di telaga ini, walaupun banyak warung tetapi kebanyakan menjual mie instan
dan jajanan kecil.
Nah itu tadi sepintas cerita Jalan – Jalan Telaga Biru
Kuningan. Semoga bisa membantu teman – teman yang mencari tempat wisata yang
adem dan butuh memanjakan mata.
Semoga bisa membantu ya sahabat….


.jpeg)



.jpeg)
Posting Komentar